Denpasar, 5 Juni 2026 – Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Dr. Kadek Eva Krishna Adnyani, S.S., M.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Konsorsium Program Studi Jepang Indonesia (KPSJI), menjadi narasumber dalam kegiatan Evaluasi Profil Lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), dan Kurikulum Program Studi Sastra Jepang yang diselenggarakan oleh Program Studi Sastra Jepang Fakultas Bahasa Asing Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini merupakan bagian dari upaya Program Studi Sastra Jepang Unmas dalam melakukan evaluasi dan penyempurnaan kurikulum agar semakin selaras dengan prinsip Outcome-Based Education (OBE), kebijakan pendidikan tinggi nasional, serta kebutuhan dunia kerja dan masyarakat. Diskusi dihadiri oleh Dekan Fakultas Bahasa Asing, Dr. Putu Nur Ayomi, S.S., M.Hum., Wakil Dekan II Fakultas Bahasa Asing, Dr. Ni Wayan Meidariani, S.S., M.Hum., Koordinator Program Studi Sastra Jepang, Made Henra Dwikarmawan, S.S., M.Hum., serta tim pengembang kurikulum Program Studi Sastra Jepang Universitas Mahasaraswati, Prof. Dr. Anak Agung Ayu Dian Andriyani, S.S., M.Hum., Dr. Ni Luh Gede Meilantari, S.S., M.Hum., MBA., dan I Wayan Wahyu Cipta Widiastika, S.S., M.Hum. Kehadiran berbagai unsur pimpinan dan pengelola program studi menunjukkan komitmen kuat Fakultas Bahasa Asing Unmas dalam meningkatkan kualitas kurikulum dan mutu lulusan.
Dalam paparannya, Dr. Kadek Eva Krishna Adnyani, S.S., M.Hum., berbagi pengalaman mengenai proses pengembangan kurikulum OBE yang telah diterapkan di Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha. Materi yang dibahas, meliputi penyusunan profil lulusan, pemetaan CPL ke mata kuliah hingga penyusunan matriks keterkaitan antara profil lulusan, CPL, dan struktur kurikulum. Sebagai Ketua Umum KPSJI, beliau juga menyampaikan berbagai perkembangan terbaru terkait diskusi kurikulum di tingkat nasional, termasuk tantangan yang dihadapi Program Studi Bahasa dan Sastra Jepang dalam menyesuaikan diri dengan tuntutan era global, transformasi digital, dan kebutuhan kompetensi lulusan yang semakin beragam.
Kegiatan berlangsung dalam suasana yang sangat interaktif dan produktif. Para peserta aktif menyampaikan pandangan, pengalaman, serta berbagai pertanyaan terkait penyusunan kurikulum OBE. Berbagai praktik baik dari kedua institusi dibagikan dan didiskusikan secara terbuka sehingga menghasilkan banyak masukan konstruktif untuk penyempurnaan kurikulum Program Studi Sastra Jepang Unmas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara Program Studi Sastra Jepang Unmas dan Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha dalam pengembangan pendidikan bahasa Jepang di Indonesia. Selain menjadi forum berbagi pengalaman, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat implementasi kurikulum berbasis OBE sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.







