Prodi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) mengadakan Benkyoukai Japanese Language Proficiency Test (JLPT) untuk yang pertama kalinya yang diampu oleh dosen PBJ, yaitu Yeni, S.Pd., M.Pd. Sebenarnya Yeni Sensei sudah sejak lama ingin mengadakan kegitan ini, tapi karena terhalang pandemi Covid 19 sehinga baru bisa terlaksana pada tahun ini.
Kegiatan Benkyoukai dilaksanakan sejak bulan April hingga Juni tahun 2025, dan diikuti oleh mahasiswa PBJ angkatan 2024. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memfasilitasi dan membantu mahasiswa agar lebih siap menghadapi JLPT, khususnya level N4 dan N5. Benkyoukai JLPT sendiri diadakan dua kali dalam satu minggu, dengan durasi setiap sesi sekitar 90 sampai 120 menit. Materi yang dibahas mencakup aspek ujian JLPT yaitu, kosakata (moji goi), tata bahasa (bunpou), dan pemahaman bacaan (dokkai). Namun, untuk pemahaman mendengar (chokai) tidak dibahas karena CD pendukung belum tersedia. Saat Benkyoukai, mahasiswa lebih banyak mengerjakan latihan soal, lalu diselingi dengan pembahasan materi dari soal-soal yang dikerjakan.
Motivasi utama Yeni sensei membimbing Benkyoukai ini adalah supaya mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha bisa lulus JLPT dengan persiapan yang matang. Terbukti dari hasil JLPT bulan Juli, 76% dari 13 orang mahasiswa yang mengikuti Benkyoukai berhasil lulus N4 dan N5. Beliau berharap kegiatan ini bisa terus diadakan setiap semester, karena dengan adanya Benkyoukai ini, mahasiswa mendapat kesempatan belajar bersama, latihan soal, dan berdiskusi supaya persiapan menghadapi JLPT semakin maksimal.

alu