Singaraja, 1 April 2026 – Prodi PBJ FBS Undiksha kembali melanjutkan rangkaian kolaborasi bersama Iwate University. Kali ini, mahasiswa Iwate University diberi kesempatan untuk bersentuhan langsung dengan budaya Bali melalui workshop lontar.
Bertempat di salah satu ruang kelas pada pukul 10.00-11.30 WITA, 7 mahasiswa Iwate University, yaitu Taito Sagara, Yuna Takahashi, Ruri Iizuka, Chise Mizuno, Chieri Yokosawa, Yua Suzuki, Rio Kawarahata didampingi oleh perwakilan dosen PBJ, Ni Nengah Suartini, S.S., M.A., Ph.D dan I Kadek Antartika, S.S., M.Hum., mengikuti kegiatan workshop lontar dengan pemateri dosen Pendidikan Bahasa Bali dan DKV FBS Undiksha, Ida Bagus Rai, S.S., M.Pd., Dr. I Nyoman Rediasa, S.Sn., M.Si., dan Dr. Drs. I Ketut Supir, M.Hum.
Kegiatan dibuka dengan pengenalan budaya Bali, baik lisan, tulisan, maupun visual. Bapak Supir kemudian menjelaskan bahan dan alat yang digunakan untuk menulis di atas lontar, diantaranya pisau atau pengrupak. Daun lontar yang sudah diolah lalu dikeringkan sebagai bahan utama, dan kemiri bakar sebagai bahan pendukung untuk memperjelas tulisan yang sudah ditulis dengan pengrupak. Agar komunikasi berjalan baik, Suartini sensei membantu menerjemahkan ke dalam bahasa Jepang.
Setelah sesi pemaparan, peserta diberi kesempatan untuk praktik. 7 orang mahasiswa Prodi Pendidikan Seni Rupa ditugaskan mendampingi peserta. Peserta dibebaskan menulis atau menggambar apapun di atas lontar. Ada yang membuat nama dengan huruf Bali atau huruf Jepang. Pelaksanaan workshop berlangsung interaktif dan edukatif. Walau tidak mudah, semua peserta tampak antusias mengikuti arahan ketika menulis di atas lontar. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama. Diharapkan kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk memperkenalkan budaya Bali, tetapi juga mampu mempererat kerja sama budaya yang selama ini terjalin antara PBJ FBS Undiksha dengan Iwate University.







