Singaraja, 1 September 2026 – Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menyelenggarakan International Collaboration Day pada Selasa, 1 September 2026. Mengusung tema “Learning, Sharing, Caring Across Cultures”, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan akademik sekaligus membangun pemahaman lintas budaya melalui interaksi bersama mahasiswa dan akademisi dari Jepang.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa semester 5 PBJ serta sembilan mahasiswa dari Tohoku Gakuin University. Turut hadir dosen Tohoku Gakuin University, Dr. Endo Nao, dosen Kokugakuin University, Prof. Yamamoto Kenta, Koorprodi PBJ Dr. Kadek Eva Krishna Adnyani, S.S., M.Si., serta perwakilan dosen PBJ, Ni Nengah Suartini, S.S., M.A., Ph.D dan I Kadek Antartika S.S., M.Hum.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan practitioner lecture yang menghadirkan Prof. Yamamoto Kenta dengan topik “The Agglomeration of the Animation Industry in East Asia”. Dalam pemaparannya, Prof. Yamamoto Kenta membahas perkembangan industri anime Jepang, proses produksinya, serta keterkaitannya dengan industri animasi di kawasan Asia Timur. Jepang setiap tahunnya memproduksi sekitar 300 judul. Proses produksi anime melibatkan banyak tenaga ahli dan telah memanfaatkan teknologi digital. Industri anime Jepang juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai negara, termasuk Indonesia melalui PT Kreasi Studio Ubud yang berlokasi di Jakarta dan Surakarta/Solo.
Setelah sesi kuliah umum, kegiatan dilanjutkan dengan sharing session antara mahasiswa PBJ dan mahasiswa Tohoku Gakuin University dengan topik “Cross-Cultural Understanding”. Sesi ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berbagi pengalaman, pandangan, dan pengetahuan mengenai budaya Indonesia dan Jepang. Melalui interaksi tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai perbedaan budaya, tetapi juga belajar membangun komunikasi yang efektif dalam lingkungan multikultural. Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa PBJ untuk mempraktikkan kemampuan berbahasa Jepang melalui komunikasi langsung dengan mahasiswa dari Jepang.
Tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, rangkaian kegiatan juga dilanjutkan pada sore hari melalui international community service, yaitu kegiatan pelepasan tukik bersama di Pantai Penimbangan. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memberikan pengalaman bagi mahasiswa Jepang untuk mengenal kegiatan pelestarian lingkungan di Bali.
International Collaboration Day diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk penguatan internasionalisasi pembelajaran di lingkungan FBS Undiksha, sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik dan budaya melalui interaksi langsung dengan mitra dari luar negeri. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat wawasan akademik dan kemampuan komunikasi lintas budaya, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan serta mempererat hubungan kerja sama antara Indonesia dan Jepang.








