Depok, 22 Agustus 2026 — Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ) Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Dr. Kadek Eva Krishna Adnyani, S.S., M.Si., mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Konsorsium Program Studi Jepang Indonesia (KPSJI) Tahun 2026 di Savero Hotel, Depok, pada 21–22 Agustus 2026. Beliau juga merupakan Ketua KPSJI periode 2024–2026.
Rakornas tahun ini mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Konsorsium dan Peningkatan Mutu Program Studi Jepang melalui Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) dan Akreditasi LAM”. Kegiatan membahas akreditasi LAM-HUM, implementasi kurikulum berbasis OBE, serta penguatan tata kelola organisasi. Selain pembahasan program dan tata kelola, Rakornas juga menjadi momentum pergantian kepengurusan KPSJI.
Lima Koordinator Wilayah (Korwil) KPSJI terpilih periode 2026–2028, yaitu Dra. Dewi Kania Izmayanti, M.Hum. (Universitas Bung Hatta) untuk wilayah Sumatera, Julita Fahrul Rochim, M.Pd., M.Sc. (Politeknik Takumi) untuk Jabodetabek, Amaliatun Saleha, S.S., M.Si., Ph.D. (Universitas Padjadjaran) untuk Jawa Barat, Dr. Akhmad Saifudin, S.S., M.Si. (Universitas Dian Nuswantoro) untuk Jawa Tengah–DIY, serta Dr. Silvia Damayanti, S.S., M.Hum. (Universitas Udayana) untuk Jawa Timur–Bali–Sulawesi, menyampaikan visi dan misi sebagai calon Ketua Umum KPSJI periode 2027–2029. Setelah pemaparan visi dan misi, pemilihan dilakukan melalui voting peserta Rakornas.
Berdasarkan hasil pemungutan suara, Dr. Akhmad Saifudin, S.S., M.Si. dari Universitas Dian Nuswantoro terpilih sebagai Ketua Umum KPSJI periode 2027–2029. Mewakili Pengurus KPSJI periode 2024–2026, Dr. Kadek Eva Krishna Adnyani, S.S., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada ketua dan pengurus terpilih. Ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan dan mengembangkan berbagai program KPSJI serta memperkuat kolaborasi antarprogram studi Jepang di Indonesia. “Selamat kepada Ketua dan Pengurus KPSJI periode 2027–2029. Semoga amanah dan dapat melanjutkan serta mengembangkan berbagai program KPSJI ke depan. Kami dari Pengurus KPSJI periode 2024–2026 siap mendukung keberlanjutan dan kemajuan KPSJI,” ujarnya.
Rakornas KPSJI 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus keberlanjutan organisasi. Selama periode 2024–2026, KPSJI menjadi ruang kolaborasi bagi Program Studi Jepang di Indonesia dalam membahas berbagai isu, termasuk akreditasi, pengembangan kurikulum OBE, Kampus Berdampak, dan tata kelola organisasi. Dengan terpilihnya kepengurusan periode 2027–2029, besar harapan sinergi antar program studi dapat terus diperkuat untuk mendukung peningkatan mutu dan pengembangan pendidikan bahasa Jepang di Indonesia.







