Mission & Vision

VISI

Visi Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA) adalah  jurusan yang dikembangkan untuk menghasilkan tenaga kependidikan Bahasa Jepang yang memiliki kemampuan akademik, profesionalisme, dan dedikasi tinggi sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan menghadapi tantangan masa depan.

MISI

Misi jurusan Pendidikan Bahasa Jepang S1 adalah sebagai berikut:

  1. Mengembangkan pengetahuan bahasa Jepang dan kejepangan.
  2. Mengembangkan jurusan sebagai wadah untuk pengembangan pendidikan, pengajaran, dan penelitian Bahasa Jepang dan kejepangan.
  3. Menciptakan iklim dan budaya akademik yang kondusif dengan memberdayakan seluruh potensi dosen dan mahasiswa untuk secara aktif dan berkesinambuangan menggali dan menerapkan pengetahuannya di masyarakat lewat P2M.
  4. Menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi pedagogik, professional, kepribadian dan sosial sesuai dengan tuntutan dunia kependidikan.

TUJUAN

Tujuan Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang adalah menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan tentang Bahasa Jepang dan kejepangan serta keterampilan untuk mampu merancang dan melaksanakan pembelajaran Bahasa Jepang secara professional, terampil dalam memanfaatkan teknologi, mampu melakukan penelitian, mampu berkomunikasi dan berinteraksi dengan menggunakan Bahasa jepang, serta memiliki sikap terpuji dan wawasan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara,

Tujuan khusus Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang adalah menghasilkan lulusan yang memiliki :

  1. Pengetahuan

    1.1 Memiliki wawasan kependidikan untuk mengemban tugas sebagai         pendidik
    1.2 Memahami teori belajar dan pembelajaran.
    1.3 Memahami perkembangan dan karakteristik peserta didik.
    1.4 Memiliki pengetahuan dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran.
    1.5 Memiliki pengetahuan dasar-dasar evaluasi hasil belajar.
    1.6 Menguasai materi bahasa, aksara, dan budaya Jepang dengan baik.

  2. Keterampilan

    2.1 Mampu merancang dan melaksanakan pembelajaran Bahasa Jepang secara efektif, efisien dan menyenangkan.
    2.1 Terampil memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu pembelajaran
    2.3 Mampu melakukan penelitian dan membuat karya ilmiah yang mendukung pembelajaran bahasa Jepang
    2.4 Mampu berkomunikasi dan berinteraksi dengan bahasa jepang secara efektif baik dengan orang Jepang maupun di masyarakat.

  3. Sikap

    3.1 Bersikap dan berprilaku positif terhadap peserta didik
    3.2 Memiliki keyakinan dan bertaqwa sesuai dengan agama dan/kepercayaan yang dianut.
    3.3 Memiliki kemandirian, beretos kerja yang tinggi dan penuh dedikasi.
    3.4 Memiliki kesadaran dan wawasan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Sasaran dan Strategi Pencapaiannya

Sasaran dan strategi pencapaian visi, misi, dan tujuan dilaksanakan melalui kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

PENCAPAIAN MISI PERTAMA (Mengembangkan pengetahuan bahasa Jepang dan kejepangan)

A. Mengembangkan dan menerapkan kurikulum berbasis kompetensi yang berbasis pendidikan karakter melalui students centred learning (SCL), penilaian berorientasi pada penguasaan kompetensi, dan  penyediaan sarana prasarana pembelajaran yang memadai.

  1. Sasaran tahun pertama (semester I dan II):
    a). Mempercepat masa adaptasi bagi mahasiswa baru, dan meningkatkan semangat belajar mahasiswa baru, dengan indikator keberhasilan lebih dari 30% mahasiswa baru me miliki IPK diatas 3,00.

b). Keempat keterampilan dasar berbahasa merupakan landasan pokok bagi mahasiswa untuk memulai memahami bidang studi bahasa Jepang. Pengetahuan bahasa dan kejepangan disajikan dalam beberapa Matakuliah berikut: menyimak 1 dan 2, berbicara 1 dan 2, membaca 1, menulis 1 dan 2, teori belajar bahasa, dan mengarang, tatabahasa 1 dan 2. Aspek kejepangan disajikan dalam matakuliah Sejarah Jepang. Dengan indikator prosentase kelulusan mata kuliah tersebut di atas 70%, dan IP rata-rata Kelas untuk setiap matakuliah di atas 2,50.Mengerti dan memahami keterampilan berbahasa Jepang dan mata kuliah sejarah kejepangan dan teori dasar pembelajaran bahasa.

Strategi Pencapaian:
a). Meningkatkan kenyamanan ruang kuliah serta fasilitas layanan di jurusan Pendidikan Bahasa Jepang.
b). Menyelenggarakan kuliah umum mengenai target kompetensi yang harus dicapai serta strategi belajar di perguruan tinggi.
c). Menyelenggarakan perkuliahan secara paralel, sehingga diharapkan dengan jumlah peserta kelas yang lebih kecil kegiatan belajar-mengajar bisa berjalan lebih efektif.
d). Memperkenalkan pembelajaran berpusat pada mahasiswa melalui diskusi kelompok, cooperative learning, collaborative learning.
e). Menggunakan dosen tamu penutur asli Jepang untuk mendorong mahasiswa selalu menggunakan Bahasa Jepang.
f).  Mengirim dosen studi lanjut sesuai dengan pemetaan keahlian yang dibutuhkan.
g). Mengirim dosen untuk non-degree training sesuai dengan kesempatan yang ada.
h). Menerapkan “Hari  Berbahasa Jepang (Nihongo no Hi)” setiap hari Senin agar kelancaran mahasiswa berbahasa Jepang bisa lebih meningkat.
i). Menerapkan rubrik penilaian mahasiswa dalam rangka penilaian mahasiswa berbasis kompetensi.

  • Sasaran tahun kedua (semester III dan IV):
    a). Memiliki Kompetensi berbahasa Jepang dan memahami aspek kejepangan yang lebih baik, dan memiliki pengetahuan dasar kewirausahaan, yang merupakan keterampilan lanjutan setelah terbentuknya pengetahuan dasar bahasa Jepang. Untuk membentuk kompetensi tersebut mata kuliah Tata bahasa 3 dan 4; Menyimak 3 dan 4, Berbicara 2 dan 3, Membaca 2 dan 3, Mengarang 2 dan 3, ICT, Entrepreneurship, Pengantar Linguistik Umum diberikan. Sedangkan untuk membentuk pemahaman tentang aspek kejepangan mata kuliah: Pengantar Kejepangan 1 dan 2, Kanji 1 dan 2, dan Sosiolinguistik diberikan di semester 3 dan 4.  Prosentase kelulusan setiap mata kuliah paket di tahun kedua tersebut adalah 80%, dan IPK rata-rata mahasiswa tahun kedua adalah 2,75.
    b). Semakin banyak jumlah Mahasiswa yang mendapat IP di atas 3.0.
    Strategi pencapaian:
    a). Seperti stategi pada tahun pertama.
    b). Menyelenggarakan kuliah umum/seminar, dan pelatihan yang mendatangkan para pakar dan praktisi di bidang bahasa Jepang dan Kejepangan baik dari dalam maupun luar negeri, sehingga mahasiswa selalu terbuka wawasannya tentang Pendidikan Bahasa Jepang dan Kejepangan.
    c). Menerapkan secara intensif pembelajaran berpusat pada mahasiswa (SCL) dan penilaian berbasis kompetensi.
    d). Monitoring perkembangan prestasi akademik bagi mahasiswa yang memiliki IPK rendah dan memberikan arahan untuk belajar lebih baik.
  • Sasaran tahun ketiga (semester V dan VI)
    a). Memiliki Kompetensi analitikal (analytical competence) dan investigatif, yang merupakan tahapan lanjutan dalam mencapai kemampuan berpikir secara prosedural sistematis dan solutif untuk menyelesaikan permasalahan di bidang bahasa Jepang dan kejepangan. Kompetensi tersebut diajarkan pada matakuliah statistika, metode penelitian. Prosentase kelulusan setiap mata kuliah paket di tahun ketiga tersebut adalah 85%, dan IPK rata-rata mahasiswa tahun ketiga adalah 2,75.
    b). Memiliki kompetensi pilihan (penerjemah Bahasa Jepang/praktisi pariwisata Bahasa Jepang).
    Untuk mencapai sasaran tersebut, mata kuliah Bahasa Jepang Wisata 1 dan 2, Pemahaman Lintas Budaya, Berbicara V dan VI, Project work (yang harus dipilih mahasiswa antara Japanese for business /Japanese for Journalism), Mengarang 4, Tata bahasa 5 dan 6, Menyimak 5, membaca 4, Pengantar Linguistik Jepang 1 dan 2, Pengantar Kesusastraan Jepang dan Penerjemahan Bahasa Jepang diberikan di semester 5 dan 6.

 

Strategi pencapaian:

  1. Seperti pada strategi tahun pertama dan kedua.
  2. Memberikan project penulisan proposal, bimbingan judul/topik skripsi kepada mahasiswa peserta Metodologi Penelitian dan dilanjutkan dengan penggodokan proposal yang dihasilkan dalam mata kuliah metodologi penelitian dalam seminar proposal.
  3. Penyelenggaraan matakuliah pilihan, sesuai dengan kurikulum yang berlaku
  4. Melaksanakan KSL sebagai ajang studi banding agar kompetensi analitikal mahasiswa lebih terarah dan lebih tajam. Juga memberikan wawasan tambahan tentang tempat wisata dan pengalaman wisata yang dipakai sebagai bekal jika mahasiswa ingin menggeluti ini sebagai lahan hidup di masa mendatang.

 

  • Sasaran tahun keempat (Semester VII dan VIII):
    a). Memiliki Kompetensi terapan yaitu kompetensi untuk menerapkan kemampuan yang dimiliki dalam proses pembelajaran  yang merupakan struktur kompetensi terakhir yang harus dikuasai oleh mahasiswa. Kompetensi ini dibentuk dengan menawarkan mata kuliah kependidikan (belajar dan pembelajaran, perencanaan pembelajaran, strategi pembelajaran, asesmen dan evaluasi, telaah kurikulum, metode pengajaran bahasa, pengantar pendidikan, perkembangan peserta didik dan profesi kependidikan yang diberikan di semester 7 dan matakuliah PPL, skripsi, KKN di semester 8). Indikator dengan indikator: mahasiswa prosentase kelulusan matakuliah pilihan adalah 90%, dan IP rata-rata kelas diatas 3,00.
    b). Mampu melakukan penelitian atau pengerjaan tugas akhir yang relevan dengan kompetensi utama, khususnya yang mengarah pada salah satu kompetensi pendukung yang ada. Indikator keberhasilannya: waktu penyelesaian Skripsi yang semakin cepat, dan IPK rata-rata lulusan diatas 3,00.

 

Strategi pencapaian:

  1. Seperti pada strategi tahun pertama, kedua, dan ketiga.
  2. Penyelenggaraan KKN, PPL (dimana KKN diberikan saat libur akhir tahun ajaran dan PPL dimulai segera setelah KKN berakhir).
  3. Penyebarluasan kesempatan PPL di sekolah-sekolah yang mengajarkan Bahasa Jepang.
  4. Mahasiswa disarankan untuk mengambil data skripsi saat PPL (terutama untuk mereka yang membuat skripsi tentang kependidikan).
  5. Kolaborasi penelitian dosen dengan tugas akhir mahasiswa dalam bentuk penelitian payung dosen.
  6. Bimbingan pelaksanaan skripsi bagi setiap mahasiswa yang dilakukan secara intensif.